Teori Berfikir Immanuel Kant ala Prof Marsigit “Serumit-rumitnya pikiran pasti bisa diomongkan jika mampu” quotes by prof Marsigit Pertama kali melihat gambar di atas adalah ketika saya membuka salah satu postingan di dalam blog Prof. Marsigit, beberapa kali membuka postingan yang sama namun tetap bingung bagaimana memahaminya, dari mana memulai untuk membacanya. Namun, setelah memperoleh penjelasan secara langsung oleh Prof. Marsigit, sedikit banyaknya saya mulai memahami dan mengerti bagaimana untuk membacanya. Bagan tersebut dibaca secara diagonal mulai dari sudut kiri bawah ke arah sudut kanan atas. Berikut penjabaran untuk penjelasan gambar tersebut oleh Prof. Marsigit. Bumi adalah kenyataan, dan kenyataan itu adalah fenomena tetapi fenomena tidak hanya ada di kenyataan saja tetapi juga ada di presepsi, persepsi itu dihadirkan melalui panca indera (penglihatan, pendengaran, peraba, kecapan, perasaan, dst) dan menghadirkan persepsi mem...
Refleksi Perkuliahan Filsafat Ilmu Pertemuan Keenam & Ketujuh : Intuisi Dua Satu oleh Andi Gusmaulia Eka Putri
Bukanlah Intuisi Biasa Intuisi ialah kemampuan memahami sesuatu tanpa melalui penalaran rasional dan intelektualitas. Pemahaman tersebut tiba-tiba saja datangnya dan di luar kesadaran. Pemahaman termasuk ilmu pengetahuan. Salah satu teori ilmu pengetahuan, terkait epistimologi filsafat tentang sifat dan ruang lingkup pengetahuan, seperti misalnya pertanyaan tentang bagaimana kita mengetahui apa yang kita ketahui ataupun pertanyaan tentang bagaimana kita memperoleh pengetahuan, maka yang terpikirkan adalah bahwa ada yang namanya sumber pengetahuan. Salah satu sumber ilmu pengetahuan tersebut adalah intuisi, dengan intuisi manusia memperoleh pengetahuan secara tiba-tiba tanpa mereka sadari yaitu tanpa melalui proses penalaran tertentu. Sebagaimana yang pernah disampaikan dalam perkuliahan yang menyinggung tentang pembahasan intuisi, intuisi adalah lupa. Intuisi memiliki ciri lupa atau tidak tahu kapan, dimana, dan bagaimana memperoleh ilmu atau kemampuan tersebut. Contohnya: bila di...